Tanggal Terbit:
03 Juni 2026
Di Terbitkan Oleh:
Codero Education

Aman Berpetualang di Dunia Maya: 4 Pilar Literasi Digital agar Anak Aman & Produktif

Halo, Ayah dan Bunda yang luar biasa!

Pasti Ayah Bunda pernah merasa gemas dan takjub ketika melihat lihainya si Kecil saat menggunakan gadget (gawai) bukan? Anak-anak kita saat ini memang terlahir sebagai “digital native” di dunia yang serba digital. Bagi mereka, internet bukan lagi hal baru, melainkan ruang petualangan untuk belajar hal baru, berkreasi, hingga menyelesaikan tugas sekolah.

Namun, sama seperti ketika kita menemani anak bermain ke taman yang luas, dunia maya pun memiliki sudut-sudut yang perlu kita waspadai. Di balik segala keseruan dan kemudahannya, ada risiko seperti berita bohong, obrolan digital yang kurang ramah, hingga pentingnya menjaga kerahasiaan data keluarga kita.

Agar petualangan digital buah hati selalu membawa keceriaan, aman, dan menghasilkan karya yang bermanfaat, yuk kita kenali 4 pilar literasi digital yang bisa kita pelajari bersama dengan santai berikut ini!

Apa Saja 4 Pilar Literasi Digital?

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di tahun 2020, telah merancang empat fondasi utama yang harus kita ajarkan kepada anak-anak agar mereka cerdas berinternet:

1. Kecakapan digital (Digital skills)

Kemampuan anak untuk mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras serta perangkat lunak dalam kehidupan sehari-hari. Anggap saja seperti mengajari mereka memegang kuas lukis, kita ingin anak tahu cara menggunakannya dengan penuh percaya diri untuk menciptakan hal-hal hebat.

Aman Berpetualang di Dunia Maya: 4 Pilar Literasi Digital agar Anak Aman & Produktif

2. Etika digital (Digital ethics)

Internet adalah tempat bertemunya jutaan orang dari berbagai latar belakang. Maka saat ini kemampuan untuk menyadari, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata krama atau etika saat berkomunikasi di dunia maya (netiquette) juga perlu ditekankan.

Sama seperti kebiasaan mengucapkan "tolong" dan "terima kasih" di rumah, Ananda diajak untuk selalu ramah, menghargai sesama, dan menjaga ketikan mereka.

3. Budaya digital (Digital culture)

Tahukah Ayah Bunda? Ruang digital tanpa batas ini merupakan panggung yang luar biasa bagi anak untuk mempraktikkan nilai-nilai luhur kebaikan, seperti saling menolong dan menghormati perbedaan.

Pilar ini menjaga agar Ananda tetap memeluk erat identitas budaya kita yang ramah dan penuh kasih, ke mana pun jemari mereka menjelajah di internet.

4. Keamanan digital (Digital safety)

Sama seperti aturan untuk selalu mengunci pintu rumah demi keamanan, Ananda juga perlu belajar cara melindungi diri di dunia maya. Di sini, kita melatih kepekaan si Kecil untuk menjaga rahasia penting, seperti nama lengkap, alamat rumah, hingga kata sandi (password) gawai mereka, agar ruang bermain digital mereka selalu aman dan bebas dari gangguan.

Contoh Penerapan 4 Pilar Literasi Digital dalam Keseharian

Berikut adalah contoh nyata yang bisa Ayah dan Bunda terapkan bersama anak di rumah maupun lingkungan sekolah:

1. Contoh kecakapan digital

Ini adalah tentang bagaimana anak mahir menggunakan media digital untuk hal positif:

  • Menggunakan laptop atau gadget untuk mencari tutorial bermanfaat, misalnya cara merakit robot sederhana atau tutorial memasak.

  • Mengirimkan tugas sekolah melalui email atau menggunakan aplikasi pertemuan daring (online meeting) untuk belajar jarak jauh.

  • Anak sekolah membuat presentasi kreatif dalam bentuk video untuk dipublikasikan sebagai karya positif.

Aman Berpetualang di Dunia Maya: 4 Pilar Literasi Digital agar Anak Aman & Produktif

2. Contoh etika digital

Contoh penerapan pilar ini lebih berfokus pada perilaku dan tanggung jawab sosial anak:

  • Tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) dan tidak melakukan hinaan atau celaan di media sosial.

  • Selalu menjaga sopan santun saat berkomunikasi dengan guru atau teman di grup WhatsApp.

  • Menghargai privasi orang lain dengan tidak mengumbar informasi pribadi teman tanpa izin.

3. Contoh budaya digital

Tentang bagaimana teknologi membantu kita tetap menjadi warga negara yang baik:

  • Menggunakan internet untuk berinteraksi secara toleran dan mengutamakan persatuan, meski memiliki perbedaan pendapat.

  • Menggunakan media sosial untuk mempromosikan kebudayaan lokal atau produk dalam negeri.

  • Membangun karakter jujur dan semangat gotong royong di ruang maya, misalnya melalui penggalangan donasi daring.

4. Contoh keamanan digital

Langkah praktis untuk melindungi "aset" digital keluarga:

  • Menggunakan kata sandi (password) yang kuat dan tidak sembarangan memberikan kode verifikasi (OTP) kepada orang lain.

  • Memahami bahwa mengunduh aplikasi tertentu terkadang meminta akses ke data pribadi, sehingga perlu berhati-hati sebelum menekan tombol "izinkan".

  • Mewaspadai teknologi palsu seperti deepfake (video/suara palsu) agar tidak mudah tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dengan memahami keempat pilar ini, Ayah dan Bunda bisa menjadi pendamping terbaik bagi anak-anak saat mereka mengeksplorasi dunia digital yang luas. Mari kita ciptakan ruang digital yang positif, aman, dan bermanfaat untuk masa depan mereka!

Membangun Kecakapan Digital Bersama Codero

Sebagai wujud nyata untuk menempa keterampilan digital anak sejak dini, Codero menghadirkan ruang belajar virtual bernama Codero Online. Kami merancang tempat ini sebagai wadah yang aman dan menyenangkan untuk melejitkan potensi teknologi Ananda langsung dari rumah.

Melalui berbagai proyek yang seru dan penuh petualangan, kami mengajak Ananda untuk:

  • Memecahkan masalah: Melatih daya pikir secara terstruktur dan bertahap.

  • Berani berinovasi: Menumbuhkan rasa percaya diri untuk mencoba hal-hal baru tanpa takut salah.

  • Menghasilkan karya nyata: Mengubah gawai menjadi alat ajaib untuk membangun ide, merancang permainan, dan menghasilkan karya digital yang membanggakan.

Kami sangat percaya bahwa mengenal teknologi harus menjadi sebuah petualangan yang menyenangkan, sebuah dunia di mana anak-anak bisa belajar sambil bermain. Didukung oleh kurikulum ramah anak dan bimbingan penuh kasih sayang, kami siap menjembatani langkah awal Ananda menuju peluang karier dunia teknologi yang membentang luas di masa depan.

Yuk, ajak Ananda menciptakan proyek karya digital pertama mereka yang luar biasa bersama Codero Online! Untuk informasi pendaftaran dan berbincang hangat mengenai program ini, Anda dapat langsung menghubungi tim ahli kami melalui tautan berikut:
📞 0821-2002-0660

Belajar coding di Codero Online Dimanapun, Kapanpun, Tanpa Ribet!

Referensi:

4 Pilar Literasi Digital & Contoh Lengkap

Makna Empat Pilar Literasi Digital dan Potensinya Menekan Peredaran Hoax di Ruang Digital Indonesia

Mengenal Empat Pilar Utama Literasi Digital | Kecakapan, Budaya, Etikam dan Keamanan Digital

Artikel Terbaru

Chat dengan kami di WhatsApp